Tingkatkan Keamanan Industri Manufaktur dengan Face Recognition

Pabrik; Industri Manufaktur; Face Recognition;

Pabrik Industri Manufaktur Produksi Nuklir/freepik

Meningkatkan keamanan industri manufaktur dapat menggunakan Face Recognition untuk melacak di mana para pekerja berada. Sehingga dapat memastikan keselamatan mereka saat dalam keadaan darurat.

Kami merangkumnya menjadi 3 solusi dalam meningkatkan keamanan industri manufaktur dengan Face Recognition.

1. Surveillance Watchlist

Manajemen pabrik dapat menggunakan Face Recognition untuk mengelola keamanan di area pabrik. Tetapi luasnya area pabrik dan banyaknya kamera CCTV yang terpasang, memantau seluruh kegiatan setiap area dan fokus terhadap suatu persitiwa sangat sulit dilakukan.

Integrasi Pengawasan Video CCTV dengan Face Recognition dapat mempermudah dan mempersingkat waktu pengawasan. Teknologi yang dapat mengidentifikasi wajah setiap orang ini akan amat sangat berguna untuk mengetahui setiap kegiatan yang dilakukan oleh karyawan.

Jika sebelumnya kita harus meninjau ulang rekaman video satu-persatu. Kini kita hanya perlu melihat history dari daftar wajah yang terdeteksi dan saat melakukan pencarian kita dapat mem-filter sesuai kategori yang dicari. Contohnya mencari berdasarkan kamera di area A.

2. Touchless Access Control

Face Recognition membantu mengidentifikasi siapa saja yang memasuki pabrik dan dapat memastikan bahwa hanya orang yang telah diberikan akses yang dapat masuk. Selain itu kondisi gerbang akses tetap steril karena autentikasi dilakukan tanpa sentuh.

Contohnya area mesin operasional khusus karyawan yang telah terlatih. Face Recognition dapat membantu memastikan bahwa karyawan yang bekerja di area khusus tersebut adalah orang yang berwenang dan telah diberikan pelatihan untuk mengoperasikan sebuah mesin.

Jika sistem mengenali bahwa identitas karyawan tidak terdaftar untuk area tersebut, manajer pabrik dapat diberi tahu dan anggota staf lain ditempatkan untuk melaksanakan tugas tersebut.

3. Time & Attendance

Face Recognition ini juga dapat digunakan sebagai sistem laporan absensi karyawan. Ketika karyawan memasuki area pabrik, kamera CCTV yang terpasang di gerbang pintu masuk mendeteksi wajah karyawan. Lalu sistem mencocokan identitas gambar wajah yang terdeteksi dengan gambar wajah yang telah tersimpan di dalam database.

Jika verifikasi berhasil, maka sistem akan mencatat waktu kehadiran masuk karyawan. Begitu juga sebaliknya untuk absensi keluar, kamera CCTV yang terpasang di gerbang pintu keluar akan melakukan hal yang sama. Dengan begitu secara otomatis kita mendapatkan jumlah waktu berapa lama karyawan berada di dalam pabrik. Selain itu dengan Face Recognition ini sangat mudah sekali untuk mendeteksi jika terjadi kecurangan seperti penitipan absensi.

Artikel : Face Recognition untuk Keamanan Publik


Kami menyarankan agar pihak manajemen pabrik mendapatkan izin sebelum menggunakan teknologi pengawasan Face Recognition di mana terdapat proses mengumpulkan dan menyimpan data wajah. Setelah persetujuan diberikan, Face Recognition bisa menjadi cara sempurna bagi pabrik untuk meningkatkan operasional dan mengurangi pelanggaran keamanan.

Leave a Reply